Studi Eksplanatori-Konfirmatori Tanggung Jawab Guru Kristen Sebagai Pelayan Tuhan Berdasarkan 1 Timotius 4:1-16
Kata Kunci:
Responsibility, Christian Teacher, Christian Education, God's ServantAbstrak
Orang percaya sebagai pelayan Tuhan memiliki tanggung jawab dalam menanamkan ajaran-ajaran Kitab Suci dengan benar sebagai penyaring ajaran-ajaran yang berkembang di sekitarnya. Menjadi pelayan Kristus yang benar dan teladan merupakan panggilan setiap orang percaya. Kemampuan implementasi tanggung jawab pelayan Tuhan menjadi kebutuhan bagi guru Kristen. Penelitian ini hendak mengkaji implementasi tanggung jawab guru Kristen sebagai pelayan Tuhan berdasar 1 Timotius 4:1-16. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan analisis eksplanatori-konfirmatif pada guru Kristen di Tangerang. Hasil menunjukkan: 1. Tingkat implementasi tanggung jawab dalam kategori sedang, 2. Dimensi yang paling dominan dalam implementasi tanggung jawab adalah menjadi teladan, 3. Lamanya masa mengajar guru mempengaruhi tingkat implementasi tanggung jawab. Dari hasil penelitian ini, guru-guru Kristen di Tangerang perlu meningkatkan implementasi tanggung jawab pelayan Tuhan dan mengembangkan kualitas agar dapat diteladani serta memperbanyak aktivitas yang mengembangkan kemampuan mengajar.
Unduhan
Referensi
Djama, E., & Zebua, D. (2020). Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Tata Krama Peserta Didik. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 2(2), 54–72. https://doi.org/10.47457/phr.v2i2.43
Gulo, M. (2018). Bertekun Dalam Pembacaan Kitab Suci Berdasarkan 1 Timotius 4:13. Manna Rafflesia, 5(1), 50–68. https://doi.org/10.38091/man_raf.v5i1.98
Kolibu, D. R. (2017). TANTANGAN PELAYANAN DALAM TUGAS MENGAJAR PAK:: Jurnal Shanan, 1(2), 132–150.
Novalina, M. (2020). Keliru-Tafsir Dunia Barat Dalam Membaca Kitab Suci: Menyingkap Selubung-Selubung Kultural Yang Dapat Menyesatkan Dalam Memahami Alkitab. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 4(2), 236–247. https://doi.org/10.37368/ja.v4i2.173
Nurchaili --. (2010). Membentuk Karakter Siswa Melalui Keteladanan Guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(9), 233–244. https://doi.org/10.24832/jpnk.v16i9.515
Sabdono, E. (2017a). Menjual Nama Yesus. Rehobot Literatur.
Sabdono, E. (2017b). Pelayanan yang Sesungguhnya. Rehobot Literatur.
Setiawan, D. E., & Ishariyono, A. (2020). Hakikat Spiritualitas Pelayan Kristus dan Implikasinya bagi Hamba Tuhan Masa Kini. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 116–128. https://doi.org/10.36270/pengarah.v2i2.37
Soedarmo, R. (2002). Ikhtisar dogmatika.
Tafona’o, T. (n.d.). Kepribadian Guru Kristen Dalam Perspektif 1 Timotius 4:11-16. Retrieved March 3, 2021, from https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:v8hGej617XcJ:https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/download/115/pdf+&cd=1&hl=en&ct=clnk&gl=id
Tefu, M. (2018). Tanggung Jawab Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Menanamkan Firman Tuhan Pada Remaja Usia 12-15 Tahun. 12.
Telaumbanua, A. (2018). Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 1(2), 219–231. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.9
Tenney, M. C., & Dunnett, W. M. (1985). New Testament survey (Rev). W.B. Eerdmans Pub. Co. ; Inter-Varsity Press.
Tupos <5179>—Nomor Strong Yunani—Alkitab SABDA. (2005.). Retrieved March 3, 2021, from https://alkitab.sabda.org/strong.php?id=5179














